Tak Hanya iPhone, Ini Gadget Apple yang Paling Peduli Lingkungan

Sahrul

Selama ini, banyak orang mengira lini iPhone menjadi ujung tombak inovasi Apple, termasuk dalam hal ramah lingkungan. Namun ternyata, produk yang paling menonjol dalam aspek keberlanjutan justru bukan iPhone, melainkan Apple Watch.

Apple secara resmi menyebut lini Apple Watch sebagai produk pertama mereka yang mendekati konsep “carbon neutral” atau netral karbon. Ini menjadi langkah besar dalam upaya perusahaan mengurangi dampak lingkungan dari setiap perangkat yang diproduksi.

Apple Watch Jadi Produk “Hijau” Pertama

Dalam pengumuman resminya, Apple menyatakan bahwa Apple Watch menjadi produk pertama mereka yang dirancang dengan pendekatan rendah emisi secara menyeluruh. Mulai dari produksi hingga distribusi, semuanya dioptimalkan untuk menekan jejak karbon.

Perusahaan mengklaim bahwa emisi karbon dari Apple Watch berhasil dikurangi lebih dari 75 persen melalui berbagai inovasi, seperti penggunaan energi terbarukan dan efisiensi logistik.

Tak hanya itu, Apple juga menetapkan standar ketat, antara lain:

  • Menggunakan 100% listrik bersih untuk produksi dan penggunaan
  • Memanfaatkan minimal 30% material daur ulang atau terbarukan
  • Mengurangi pengiriman via udara untuk menekan emisi transportasi

Langkah ini menjadikan Apple Watch sebagai simbol transformasi Apple menuju produk yang lebih ramah lingkungan.

Perubahan Material Jadi Kunci

Salah satu strategi utama Apple adalah mengubah material yang digunakan. Perusahaan mulai meninggalkan bahan kulit dan beralih ke material yang lebih berkelanjutan.

Selain itu, kemasan produk kini dibuat berbasis serat (fiber-based), sehingga lebih mudah didaur ulang dan mengurangi penggunaan plastik.

Perubahan ini menunjukkan bahwa pendekatan ramah lingkungan tidak hanya soal teknologi, tetapi juga mencakup seluruh siklus hidup produk—dari bahan baku hingga kemasan.

Target Besar: Semua Produk Netral Karbon

Apple tidak berhenti pada Apple Watch saja. Perusahaan memiliki target ambisius untuk menjadikan seluruh produk mereka netral karbon pada tahun 2030.

Upaya ini mencakup seluruh rantai produksi, termasuk pemasok global, distribusi, hingga penggunaan oleh konsumen. Apple juga terus meningkatkan penggunaan material daur ulang di berbagai produknya.

Langkah ini menunjukkan arah baru industri teknologi yang mulai lebih serius terhadap isu lingkungan.

Tak Lepas dari Kritik dan Tantangan

Meski mendapat apresiasi, klaim “carbon neutral” Apple Watch juga menuai kritik. Beberapa pihak menilai bahwa pendekatan ini masih bergantung pada skema kompensasi karbon (carbon offset), yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan pengurangan emisi nyata.

Bahkan, dalam perkembangan terbaru, Apple mulai mengurangi penggunaan label tersebut di beberapa wilayah karena regulasi dan kritik terkait transparansi.

Namun demikian, Apple menegaskan bahwa komitmen mereka terhadap pengurangan emisi tetap berjalan, terlepas dari label yang digunakan.

Lebih dari Sekadar Gadget

Apple Watch bukan hanya sekadar perangkat wearable, tetapi juga representasi perubahan arah industri teknologi. Di tengah meningkatnya kesadaran akan krisis iklim, inovasi seperti ini menjadi semakin relevan.

Kini, memilih gadget tidak hanya soal fitur dan desain, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan. Dalam konteks ini, Apple Watch menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi bisa berkembang tanpa mengabaikan keberlanjutan.

Dengan langkah-langkah yang terus dikembangkan, bukan tidak mungkin di masa depan semua produk Apple akan benar-benar “hijau” secara menyeluruh.

Also Read

Tags