Langkah Cepat VinFast di Indonesia: Pabrik Subang Lahirkan VF MPV 7 Rakitan Lokal

Sutrisno Wibowo

Fasilitas perakitan kendaraan listrik milik VinFast di Subang, Jawa Barat, telah resmi mengoperasikan lini produksinya. Model perdana yang keluar dari jalur perakitan ini adalah VinFast VF MPV 7, sebuah mobil listrik keluarga yang dirancang untuk menampung hingga tujuh penumpang. Peluncuran produksi lokal ini menandai langkah signifikan bagi perusahaan asal Vietnam tersebut di pasar Indonesia, menyusul perkenalannya di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Peresmian pabrik pada akhir tahun 2025 tampaknya berbuah manis dengan dimulainya produksi dalam waktu relatif singkat. Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, menegaskan bahwa VF MPV 7 menjadi model pertama yang dirakit secara utuh di fasilitas Subang. Proses perakitan ini menggunakan sistem completely knocked down (CKD), yang merupakan wujud nyata dari investasi manufaktur yang dilakukan VinFast di tanah air. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat ketersediaan kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan bagi konsumen Indonesia dan memperkuat ekosistem mobilitas hijau di dalam negeri.

"Belum lama ini kami meresmikan pabrik VinFast pada Desember 2025, dan kini proses produksi sudah dimulai. VF MPV 7 menjadi model pertama yang kami rakit di fasilitas Subang," ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia. Pernyataan ini menggarisbawahi efisiensi dan kecepatan VinFast dalam mewujudkan rencana produksinya di Indonesia.

Lebih lanjut, Kariyanto Hardjosoemarto menyampaikan bahwa operasional pabrik baru ini merupakan bukti nyata dari komitmen VinFast untuk melakukan akselerasi investasi manufaktur di Indonesia. Dengan membangun basis produksi lokal, VinFast berambisi untuk memperkuat posisinya dalam industri otomotif nasional dan bersaing secara kompetitif.

"Ini merupakan pencapaian luar biasa. Tidak hanya menunjukkan kecepatan kami dalam membangun fasilitas produksi, tetapi juga menjadi bukti komitmen VinFast untuk mendukung percepatan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia," jelas Kariyanto. Ia menambahkan bahwa penetrasi pasar melalui produksi lokal akan memberikan keuntungan kompetitif yang signifikan bagi perusahaan.

Adaptasi fitur untuk pasar Indonesia menjadi salah satu fokus utama VinFast dalam memproduksi VF MPV 7 secara lokal. Kendaraan ini kini dilengkapi dengan fitur konektivitas yang sangat diminati oleh konsumen Indonesia, yaitu Apple CarPlay dan Android Auto. Selain itu, untuk meningkatkan kenyamanan dan kepraktisan, ditambahkan pula fitur kaca spion lipat otomatis dan kamera 360 derajat. Penyempurnaan lain yang juga diimplementasikan adalah penambahan komponen rear ducktail, sebuah elemen desain yang diharapkan dapat meningkatkan estetika kendaraan. Penyesuaian fitur-fitur ini dilakukan demi mengakomodasi preferensi dan kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia.

Kariyanto Hardjosoemarto menekankan pentingnya memahami nilai kebersamaan dalam masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, VinFast berupaya menghadirkan produk yang benar-benar selaras dengan kebutuhan dan keinginan keluarga Indonesia. "Kuatnya nilai kebersamaan di Indonesia menjadi aspek yang sangat penting. Melalui produk ini, kami ingin menghadirkan kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan preferensi keluarga Indonesia," tuturnya.

Dari sisi spesifikasi teknis, VinFast VF MPV 7 tetap menawarkan performa yang menjanjikan. Kendaraan ini dibekali dengan baterai berkapasitas 60,2 kWh yang mampu menghasilkan tenaga puncak 201 daya kuda dan torsi maksimal 280 Nm. Dengan konfigurasi ini, VF MPV 7 diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya, berdasarkan hasil pengujian standar New European Driving Cycle (NEDC).

Menariknya, meskipun ada penambahan fitur-fitur baru yang meningkatkan nilai produk, VinFast memastikan bahwa struktur harga jual VF MPV 7 tidak mengalami kenaikan. Mobil keluarga listrik ini ditawarkan dengan dua opsi pembelian. Opsi pertama adalah sistem langganan baterai, yang membuat harga mobil menjadi Rp 345 juta on the road DKI Jakarta. Opsi kedua adalah pembelian yang sudah termasuk dengan baterai, dengan harga Rp 420 juta.

Sebagai insentif tambahan, VinFast juga memberikan penawaran harga promo yang sangat menarik bagi para pembeli awal. "Khusus bagi 2.000 pembeli pertama, kami memberikan harga promo Rp 329 juta untuk skema battery subscription," ungkap Kariyanto. Penawaran ini diharapkan dapat mendorong minat konsumen untuk segera beralih ke kendaraan listrik dan menjadi bagian dari solusi mobilitas berkelanjutan. Langkah VinFast ini menunjukkan strategi yang agresif dalam merambah pasar otomotif Indonesia, dengan fokus pada produksi lokal, adaptasi fitur, serta penawaran harga yang kompetitif.

Also Read

Tags