Produsen otomotif ternama asal Tiongkok, Chery Group, berhasil menorehkan prestasi gemilang di pasar global pada bulan April 2026. Perusahaan ini mencatat rekor pengiriman kendaraan terbanyak sepanjang sejarahnya, mencapai angka luar biasa sebanyak 251.386 unit. Angka ini tidak hanya menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pemain penting dalam lanskap otomotif internasional.
Pencapaian rekor ini didorong oleh kinerja ekspor yang melesat tajam, dengan total 177.573 unit kendaraan berhasil dikirim ke pasar luar negeri. Angka tersebut mengalami peningkatan yang sangat mengesankan, yaitu melonjak 102,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari strategi global Chery yang semakin matang dan diterima oleh konsumen di berbagai belahan dunia.
Salah satu faktor penentu utama di balik lonjakan pengiriman ini adalah tingginya minat konsumen terhadap kendaraan energi baru (NEV). Chery mencatat bahwa penjualan NEV pada bulan April 2026 mencapai 100.276 unit, sebuah angka yang melambangkan kenaikan sebesar 63,8 persen jika dibandingkan dengan April 2025. Hal ini menegaskan bahwa Chery Group berada di jalur yang tepat dalam merespons tren elektrifikasi global yang semakin mendominasi industri otomotif.
Manajemen Chery Group mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari penerapan strategi komprehensif yang berfokus pada inovasi energi. Perusahaan mengadopsi pendekatan "All Powertrain", yang mencakup spektrum teknologi kendaraan yang luas, mulai dari mesin pembakaran internal (ICE) konvensional, kendaraan hibrida, hingga kendaraan listrik murni (EV). Pendekatan yang fleksibel ini memungkinkan Chery untuk memenuhi beragam kebutuhan dan preferensi konsumen, sekaligus beradaptasi dengan perkembangan regulasi lingkungan yang semakin ketat di berbagai negara.
"Capaian luar biasa ini semakin mengukuhkan posisi Chery sebagai salah satu kekuatan utama dalam transformasi mobilitas global yang berorientasi pada energi terbarukan," ujar perwakilan manajemen Chery Group dalam sebuah pernyataan. "Melalui strategi ‘New Energy + New Fuel’ yang kami usung, serta adaptasi terhadap teknologi All Powertrain yang mencakup ICE, Hybrid, dan EV, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang inovatif dan berkelanjutan."
Lebih lanjut, beberapa lini produk terbaru dari Chery juga menuai sambutan hangat dari publik, bahkan sebelum peluncuran resminya. Model Fulwin T9L, misalnya, berhasil mengumpulkan pesanan pra-penjualan sebanyak 21.248 unit. Sementara itu, model Luxeed V9 mencatatkan angka yang lebih mengesankan, yaitu melebihi 22.500 pesanan hanya dalam kurun waktu 72 jam pertama sejak dibuka masa pra-pemesanan.
Pencapaian yang lebih spektakuler datang dari varian all-new QQ3, yang berhasil memecahkan rekor dengan lebih dari 50.000 pesanan pada hari pertama peluncurannya. Antusiasme pasar yang begitu tinggi terhadap model-model baru ini menjadi indikator kuat akan daya tarik produk Chery dan kepercayaan konsumen terhadap kualitas serta inovasi yang ditawarkan.
Jika dilihat secara kumulatif, performa Chery Group dari Januari hingga April 2026 juga sangat memuaskan. Total pengiriman kendaraan selama periode empat bulan pertama tahun 2026 mencapai 853.098 unit. Dari jumlah tersebut, pasar internasional memberikan kontribusi signifikan dengan total 570.884 unit, menunjukkan dominasi Chery di luar pasar domestiknya.
Upaya ekspansi Chery ke pasar Eropa dan Inggris juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Meskipun beroperasi di tengah lingkungan regulasi otomotif yang sangat ketat di kedua wilayah tersebut, Chery berhasil menembus pasar dengan baik. Pada kuartal pertama tahun 2026, perusahaan ini berhasil mengirimkan 76.825 unit kendaraan ke wilayah Inggris dan Uni Eropa.
Peningkatan yang paling mencolok terlihat pada pengiriman kendaraan energi baru (NEV) ke Eropa, yang mengalami lonjakan luar biasa sebesar 729 persen secara tahunan. Berdasarkan data per Maret 2026, Chery bahkan berhasil menempatkan dirinya di posisi kedua dalam pasar otomotif Inggris, sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol mengingat persaingan yang sangat ketat di pasar tersebut. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Chery mampu bersaing dengan merek-merek otomotif mapan di pasar yang paling menuntut sekalipun.
Strategi Chery yang berfokus pada kualitas, inovasi teknologi, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar global tampaknya menjadi kunci keberhasilan mereka. Dengan terus mengembangkan portofolio produk yang beragam, termasuk NEV, Chery Group diproyeksikan akan terus mencatatkan pertumbuhan yang solid dan memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri otomotif di masa depan. Ekspansi global yang agresif dan adaptasi terhadap tren industri yang berkembang pesat menjadi pilar utama dalam strategi pertumbuhan jangka panjang Chery.






