Tuchel Ungkap Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026: Daftar Penuh Kejutan?

Emil Mulyadi

Menjelang pengumuman resmi daftar 26 pemain yang akan mewakili Timnas Inggris di pentas akbar Piala Dunia 2026 pada Jumat (22/7/2026) waktu setempat, publik sepak bola Inggris menanti dengan napas tertahan. Keputusan strategis sang pelatih, Thomas Tuchel, diprediksi akan menjadi sorotan utama, bahkan berpotensi mengundang kontroversi. Laporan terkini mengindikasikan bahwa arsitek asal Jerman ini siap menyajikan beberapa nama yang tidak terduga, baik dalam daftar pilihan maupun yang terpaksa tereliminasi.

Kabar yang beredar luas, sebagaimana dikutip dari sumber terpercaya seperti Bola dan dikonfirmasi oleh BBC, menyebutkan bahwa dua bintang muda yang memiliki potensi besar, Phil Foden dan Cole Palmer, berpeluang besar tidak akan masuk dalam skuad final yang akan dibawa ke turnamen empat tahunan tersebut. Keputusan ini, jika terwujud, tentu akan menjadi pukulan telak bagi para penggemar kedua pemain tersebut.

Alasan utama di balik potensi dicoretnya Foden dan Palmer adalah performa mereka yang dinilai kurang stabil sepanjang musim kompetisi domestik. Phil Foden, yang merupakan andalan Manchester City, dilaporkan hanya mampu menorehkan 22 penampilan sebagai starter di Liga Inggris. Dalam 32 pertandingan yang ia lakoni, ia berhasil mencetak tujuh gol dan menyumbang lima assist. Angka ini, meskipun tidak buruk, mungkin dianggap belum cukup memuaskan bagi seorang pemain sekaliber Foden, terutama jika dibandingkan dengan ekspektasi tinggi yang kerap dibebankan padanya.

Sementara itu, Cole Palmer, yang saat ini membela Chelsea, dilaporkan mengalami hambatan terkait kebugaran. Serangkaian cedera yang menghantuinya sepanjang musim tampaknya membatasi partisipasinya di lapangan. Pemain berusia 24 tahun ini berhasil mencetak sembilan gol dari 25 pertandingan di liga domestik. Meskipun produktif, catatan cedera yang berulang bisa menjadi pertimbangan serius bagi Tuchel dalam memilih pemain yang paling siap secara fisik untuk turnamen seintens Piala Dunia.

Lebih lanjut, nama lain yang diprediksi kuat akan terdepak dari persaingan adalah Morgan Gibbs-White, gelandang yang saat ini memperkuat Nottingham Forest. Fakta ini cukup mengejutkan mengingat Gibbs-White sebenarnya tampil cukup menjanjikan dan produktif di musim ini. Keputusan ini semakin menegaskan bahwa Tuchel tidak akan ragu untuk membuat pilihan yang sulit demi membentuk tim terbaik yang ia yakini mampu bersaing di level tertinggi.

Salah satu keputusan paling mengejutkan yang kabarnya telah diambil oleh Tuchel adalah tidak memasukkan nama bek berpengalaman dari Manchester United, Harry Maguire. Keputusan ini tentu saja tidak datang tanpa konsekuensi emosional. Maguire, melalui unggahan di media sosial pribadinya, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa dirinya masih mampu memberikan kontribusi signifikan bagi timnas di Piala Dunia tahun ini, terutama setelah musim yang ia jalani. Ia menyatakan terkejut dan kecewa atas keputusan tersebut, seraya mendoakan yang terbaik bagi rekan-rekan setimnya yang akan terpilih.

Sebelumnya, Harry Maguire sendiri telah mengutarakan ambisinya yang besar untuk bisa kembali tampil di Piala Dunia 2026. Dalam sebuah wawancara dengan BBC Sport bulan lalu, ia bahkan secara implisit mengisyaratkan bahwa turnamen ini kemungkinan besar akan menjadi panggung internasional terakhirnya. Ia mengungkapkan betapa besarnya keinginan untuk dapat membela negaranya, terlepas dari peran apa pun yang akan diberikan oleh manajer. Ia merasa percaya diri bahwa di usianya yang telah menginjak 33 tahun, ia masih termasuk dalam kategori bek terbaik di dunia, baik dalam hal bertahan maupun menyerang di kedua kotak penalti.

Di sisi lain, sektor penyerangan justru berpotensi membuka pintu bagi nama-nama baru yang tampil bersinar. Ollie Watkins, striker andalan Aston Villa, digadang-gadang memiliki peluang besar untuk mengamankan satu tempat di skuad berkat performa impresifnya sepanjang musim ini. Ia menunjukkan ketajaman dan konsistensi yang menjadi modal berharga bagi timnas.

Selain Watkins, Ivan Toney juga menjadi kandidat kuat untuk mengisi lini depan. Penyerang yang kini bermain untuk Al-Ahli di Arab Saudi ini mencatatkan rekor yang luar biasa dengan membukukan 32 gol dalam 32 pertandingan liga. Performa gemilangnya di liga asing ini patut diwaspadai dan bisa menjadi alternatif menarik bagi Tuchel untuk menambah daya gedor tim.

Sementara itu, para pemain pilar yang telah lama menjadi tulang punggung Timnas Inggris diprediksi akan tetap menjadi pilihan utama. Nama-nama seperti Bukayo Saka, Declan Rice, Eberechi Eze, dan Kobbie Mainoo diperkirakan akan tetap mengisi posisinya masing-masing dalam skuad pilihan Tuchel. Kehadiran mereka akan menjadi fondasi kekuatan dan stabilitas bagi tim.

Sebelum para penggawa The Three Lions bertolak menuju putaran final Piala Dunia 2026, mereka dijadwalkan akan menjalani dua pertandingan pemanasan penting. Pertandingan melawan Selandia Baru dan Kosta Rika akan menjadi kesempatan terakhir bagi Tuchel untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap skuadnya sebelum menghadapi ujian sesungguhnya di babak penyisihan grup melawan Kroasia, Ghana, dan Panama. Keputusan-keputusan yang diambil Tuchel dalam menyusun skuad ini akan menjadi penentu nasib Inggris di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Also Read

Tags