Masa depan olahraga berkuda Indonesia semakin cerah dengan lolosnya Nusrtdinov Zayan Fatih ke ajang prestisius Youth Olympic Games (YOG) 2026 yang akan diselenggarakan di Dakar, Senegal. Atlet muda berbakat ini berhasil mengamankan satu dari empat tiket yang tersedia untuk zona Asia dalam cabang olahraga show jumping. Prestasi gemilang ini dikonfirmasi secara resmi oleh Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi), sebagaimana dilaporkan oleh Media Indonesia.
YOG 2026, sebuah festival olahraga internasional yang dirancang khusus untuk para atlet remaja, dijadwalkan akan membuka gerbangnya mulai 31 Oktober hingga 13 November 2026. Perhelatan akbar ini akan mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari berbagai penjuru dunia, menampilkan kompetisi dalam 35 cabang olahraga yang menuntut keterampilan, dedikasi, dan semangat juang tinggi. Sebanyak 23 negara diproyeksikan akan berpartisipasi dalam ajang multidisiplin ini, menjadikan YOG sebagai panggung global bagi generasi penerus atlet dunia.
Nusrtdinov Zayan Fatih, yang akrab disapa Dinov, menyambut kesempatan emas ini dengan penuh rasa syukur. Baginya, mengenakan bendera Merah Putih di kancah internasional adalah sebuah kehormatan besar dan pencapaian bersejarah dalam perjalanan kariernya di dunia ketangkasan berkuda yang penuh tantangan dan keindahan. Ia mengungkapkan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan mimpinya ini.
"Saya sungguh merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk dapat mewakili Indonesia di Youth Olympic Games Dakar 2026. Ucapan terima kasih sebesar-besarnya saya sampaikan kepada PP Pordasi, Bapak Aryo Djojohadikusumo, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan tak ternilai selama ini," ujar Dinov, menyiratkan kelegaan dan harapan yang menyertainya.
Perjalanan Dinov menuju Olimpiade Remaja tidaklah instan. Tiket ke Dakar diraih berkat penampilan luar biasa yang ia tunjukkan pada kompetisi FEI Jumping World Challenge Competition 3 yang diselenggarakan di Equinara Horse Sports Jakarta pada bulan November 2025. Hasil dari kompetisi tersebut kemudian dibandingkan dan dikompilasi dengan performa atlet-atlet dari negara lain di kawasan Asia. Dengan demikian, Dinov berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu dari empat atlet terbaik Asia yang berhak tampil di YOG.
Selain Dinov, tiga atlet lain dari benua Asia yang juga akan unjuk gigi di Senegal adalah Ruirui Sun dari Tiongkok, Neil Kendall dari India, dan Alya Adnan Awadh Almheiri yang berasal dari Uni Emirat Arab. Keberhasilan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para pemangku kepentingan di dunia olahraga berkuda nasional.
H. Eddy Saddak, Ketua Harian PP Pordasi, memberikan penegasan bahwa pencapaian Dinov merupakan sebuah tonggak sejarah baru bagi perkembangan olahraga berkuda junior di Indonesia. Ia tak lupa menyampaikan penghargaan atas kontribusi signifikan yang telah diberikan oleh Dinov, yang secara langsung membawa Indonesia meraih kuota untuk berpartisipasi dalam ajang YOG.
"Kami mengucapkan selamat dan semoga sukses untuk Dinov. Kami juga ingin menyampaikan terima kasih yang tulus, karena berkat prestasi gemilang yang ditorehkan Dinov pada ajang Jumping World Challenge, Indonesia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan wakilnya ke Youth Olympic Games," kata Eddy dengan nada bangga.
Menyadari betapa ketatnya persaingan di tingkat internasional, Eddy Saddak memberikan pandangan dan rekomendasi teknis yang krusial bagi persiapan Dinov. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program pelatihan yang intensif, serta penyelenggaraan uji coba atau pertandingan persahabatan di benua Eropa. Langkah ini diharapkan dapat mematangkan aspek mental dan mengasah kemampuan teknis Dinov lebih jauh lagi, mempersiapkannya menghadapi kompetisi yang sesungguhnya.
Sebelum meraih tiket ke YOG, Dinov telah membuktikan kapasitasnya melalui serangkaian prestasi membanggakan. Salah satunya adalah kemenangannya di kelas CSI 1* 130-140 cm pada Kejuaraan Berkuda Arthayasa Open yang berlangsung pada tanggal 9-10 Mei 2026. Keberhasilan ini menjadikannya sebagai atlet equestrian junior pertama dari Indonesia yang berhasil menembus kancah Olimpiade, meskipun dalam kategori remaja.
Dengan semangat pantang menyerah dan dukungan yang mengalir deras, Dinov memohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia. Ia berharap dapat memberikan penampilan terbaiknya dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia. "Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar saya dapat memberikan yang terbaik untuk Merah Putih," pungkas Dinov, menutup pernyataannya dengan optimisme.






