Indonesia menjadi saksi peluncuran terbaru dari lini OPPO A6 Series, yang kali ini menghadirkan OPPO A6c untuk meramaikan pasar ponsel terjangkau. Perangkat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan esensial pengguna sehari-hari dengan penawaran harga yang menarik di kisaran dua jutaan rupiah. Kehadiran OPPO A6c diharapkan dapat memberikan pilihan baru bagi konsumen yang mencari ponsel pintar dengan performa mumpuni tanpa menguras kantong.
Di balik layarnya, OPPO A6c ditenagai oleh chipset UNISOC T7250, sebuah solusi yang dirancang untuk memberikan efisiensi daya dan kinerja yang memadai untuk tugas-tugas rutin. Chipset ini dipadukan dengan CPU octa-core dan unit pengolah grafis Mali-G57 MP1, yang bersama-sama bertugas menjalankan berbagai aplikasi dan fitur yang ada di dalam ponsel. Untuk mendukung kelancaran operasional, OPPO A6c menawarkan dua konfigurasi memori: RAM sebesar 4GB yang dipasangkan dengan opsi penyimpanan internal 64GB atau 128GB. Kapasitas penyimpanan ini dinilai sudah lebih dari cukup untuk menyimpan berbagai jenis file, mulai dari foto, video, hingga aplikasi favorit pengguna.
Aspek visual menjadi salah satu perhatian penting dalam pengembangan OPPO A6c. Perangkat ini mengusung panel IPS LCD berukuran 6,75 inci yang mampu menampilkan gambar dengan resolusi HD+ (720 x 1570 piksel). Namun, yang paling menarik dari sektor layar adalah dukungan refresh rate 120Hz. Teknologi ini menghadirkan pengalaman visual yang jauh lebih mulus dan responsif, terutama saat pengguna menggulir lini masa media sosial, bermain game ringan, atau sekadar bernavigasi antar menu. Transisi antar gambar akan terasa lebih halus, mengurangi efek patah-patah yang sering ditemukan pada ponsel dengan refresh rate standar.
Keunggulan utama yang menonjol dari OPPO A6c adalah kapasitas baterainya yang masif, yakni mencapai 7.000 mAh. Kapasitas baterai jumbo ini dirancang untuk memberikan daya tahan luar biasa, menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan seringkali jauh dari sumber daya listrik. Dengan baterai sebesar ini, pengguna dapat dengan nyaman beraktivitas sepanjang hari tanpa perlu khawatir kehabisan daya. Proses pengisian daya baterai dilakukan melalui port USB Type-C dengan dukungan teknologi pengisian daya 15W. Selain itu, OPPO A6c juga dilengkapi dengan fitur reverse charging 5W, yang memungkinkan ponsel ini berfungsi sebagai power bank mini untuk mengisi daya perangkat lain yang membutuhkan.
Meskipun menyasar segmen harga terjangkau, OPPO A6c tidak melupakan fitur-fitur esensial lainnya. Salah satunya adalah keberadaan jack audio 3,5 mm. Port ini tetap dipertahankan, memberikan kemudahan bagi pengguna yang masih setia menggunakan earphone atau headphone berkabel. Komponen konektivitas yang umum seperti Wi-Fi dual-band, Bluetooth versi 5.2, serta sistem navigasi satelit yang komprehensif juga turut disematkan. Sistem navigasi ini mencakup dukungan untuk GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, dan QZSS, memastikan akurasi penentuan lokasi yang lebih baik.
Dari sisi fotografi, OPPO A6c dibekali dengan kamera belakang tunggal beresolusi 13 MP yang dilengkapi fitur autofocus. Kamera utama ini didukung oleh mode HDR dan panorama, serta lampu LED flash untuk pencahayaan optimal dalam kondisi minim cahaya. Kemampuan perekaman videonya mampu menghasilkan kualitas hingga resolusi 1080p pada kecepatan 30 frame per detik. Untuk kebutuhan swafoto atau panggilan video, tersemat kamera depan beresolusi 5 MP yang juga mendukung perekaman video 1080p 30fps.
Keamanan perangkat menjadi aspek penting lainnya yang diperhatikan OPPO. Ponsel ini menyematkan dua metode keamanan biometrik: pemindai sidik jari yang terintegrasi di sisi bodi (side-mounted fingerprint scanner) dan fitur pengenalan wajah (face unlock). Pengguna dapat memilih metode yang paling nyaman dan aman bagi mereka.
Desain fisik OPPO A6c memadukan material kaca pada bagian depan untuk tampilan yang lebih premium, sementara rangka dan bagian belakangnya menggunakan material plastik yang kokoh. Ketahanan fisik ponsel ini ditingkatkan dengan sertifikasi IP64, yang memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air, sehingga pengguna tidak perlu terlalu khawatir saat terpapar kondisi lingkungan yang kurang bersahabat.
Perangkat ini menjalankan sistem operasi Android 15 yang dibalut dengan antarmuka khas OPPO, ColorOS. Kombinasi ini menawarkan pengalaman pengguna yang familiar, kaya fitur, dan terintegrasi dengan baik. Untuk pengalaman audio yang lebih imersif, OPPO A6c dilengkapi dengan speaker stereo yang mampu menghasilkan suara yang lebih jernih dan bertenaga. Namun, perlu dicatat bahwa perangkat ini belum mendukung fitur konektivitas NFC.
Dalam hal dimensi, OPPO A6c memiliki ukuran 166,5 x 78,5 x 8,9 mm dengan bobot sekitar 215 gram. Spesifikasi lengkap ini mencakup detail layar 6,75 inci IPS LCD HD+ 120Hz dengan kecerahan puncak 700 nits, chipset UNISOC T7250, CPU octa-core, GPU Mali-G57 MP1, serta pilihan memori 4GB/64GB dan 4GB/128GB dengan teknologi LPDDR4X dan UFS 2.2. Kamera belakang 13 MP f/2.2 AF dan kamera depan 5 MP f/2.2, keduanya mampu merekam video 1080p 30fps. Baterai 7.000 mAh didukung pengisian daya 15W dan reverse charging 5W. Sistem operasinya Android 15 dengan ColorOS, dilengkapi speaker stereo, jack audio 3,5 mm, dual SIM, Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.2, USB Type-C OTG, dan sistem navigasi satelit yang lengkap. Sensor keamanan mencakup fingerprint samping dan face unlock, namun tidak ada dukungan NFC.
OPPO A6c kini telah resmi didistribusikan untuk pasar Indonesia dengan dua pilihan varian harga yang kompetitif. Varian dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB ditawarkan seharga Rp2.499.000. Sementara itu, varian yang lebih tinggi dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB dibanderol dengan harga Rp2.999.000. Konsumen dapat memperoleh perangkat ini melalui kanal penjualan daring resmi OPPO.com, berbagai marketplace mitra, serta jaringan toko fisik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.






