Pertandingan lanjutan Liga Inggris musim 2025-2026 yang digelar di Stadion Hill Dickinson pada Selasa (5/5/2026) dini hari WIB menyajikan tontonan dramatis. Everton berhasil menahan imbang raksasa Manchester City dengan skor akhir 3-3. Laga ini dipenuhi dengan saling kejar-mengejar gol, yang pada akhirnya memaksa kedua tim harus puas berbagi poin.
Hasil imbang ini tentu menjadi pukulan bagi ambisi Manchester City untuk menjauh dari kejaran rivalnya di puncak klasemen. Sebaliknya, bagi Everton, tambahan satu angka menjadi modal berharga untuk memperkuat posisi mereka di papan tengah klasemen kasta tertinggi sepak bola Inggris. Laga ini menunjukkan bahwa tim berjuluk The Toffees tersebut mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim-tim besar, bahkan ketika mereka tidak mendominasi penguasaan bola.
Pertarungan sengit dimulai sejak awal laga, namun Manchester City berhasil memecah kebuntuan lebih dulu. Jeremy Doku menjadi aktor utama yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-43, membawa tim tamu unggul 1-0 hingga babak pertama usai. Keunggulan ini sempat dipertahankan City hingga memasuki babak kedua.
Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan meningkat tajam. Everton menunjukkan semangat juang yang luar biasa untuk bangkit. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-68 ketika Thierno Barry berhasil menyamakan kedudukan, mengubah skor menjadi 1-1. Gol balasan ini membangkitkan kepercayaan diri para pemain Everton dan membuat para pendukung tuan rumah bersorak gembira.
Momentum berbalik sepenuhnya ke arah Everton. Tiga menit kemudian, tepatnya pada menit ke-73, Jake O’Brien berhasil mencetak gol yang membawa timnya berbalik unggul 2-1. Kegembiraan Everton semakin berlipat ganda ketika Thierno Barry kembali mencetak gol pada menit ke-81, memperlebar keunggulan menjadi 3-1. Everton seolah akan meraih kemenangan dramatis atas tim sekelas Manchester City.
Namun, Manchester City yang dikenal memiliki mental juara dan kedalaman skuad yang mumpuni, tidak tinggal diam. Hanya berselang dua menit setelah gol kedua Barry, Erling Haaland berhasil memperkecil ketertinggalan timnya menjadi 3-2. Gol striker tajam Norwegia ini kembali membangkitkan asa City untuk setidaknya meraih poin penuh.
Di pengujung laga, drama kembali tersaji. Ketika Everton sudah bersiap merayakan kemenangan, Jeremy Doku muncul sebagai pahlawan bagi Manchester City. Di menit-menit akhir pertandingan, Doku berhasil mencetak gol keduanya di laga ini, sekaligus gol penyeimbang yang membuat skor akhir menjadi 3-3. Gol dramatis ini memastikan kedua tim harus puas berbagi poin.
Bagi tim asuhan Pep Guardiola, hasil ini menjadi evaluasi penting. Dominasi penguasaan bola yang mereka tunjukkan sepanjang pertandingan, yang biasanya menjadi senjata andalan, ternyata tidak cukup untuk mengunci kemenangan. Kehilangan dua poin di kandang Everton merupakan sebuah kerugian yang signifikan, terutama mengingat persaingan ketat dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini. Kekalahan poin ini bisa saja berdampak pada momentum City di sisa musim.
Di sisi lain, Everton patut mendapatkan pujian atas penampilan mereka. Efektivitas serangan balik yang mereka tunjukkan menjadi kunci keberhasilan meredam tekanan tim tamu yang lebih superior dalam hal penguasaan bola. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa Everton memiliki kemampuan untuk bersaing dan memberikan kejutan, bahkan ketika berhadapan dengan tim-tim elit seperti Manchester City. Kemampuan mereka dalam memanfaatkan peluang sekecil apapun menjadi pelajaran berharga bagi tim-tim lain yang akan menghadapi City.
Pertandingan ini tidak hanya menyajikan gol-gol indah, tetapi juga ketegangan yang luar biasa hingga peluit akhir dibunyikan. Everton, dengan dukungan penuh dari para penggemar mereka, berhasil memberikan perlawanan sengit dan menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang sulit dikalahkan di kandang sendiri. Hasil ini tentu akan menjadi modal kepercayaan diri yang besar bagi Everton dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini, sementara Manchester City harus segera bangkit dan mengevaluasi strategi mereka untuk memastikan gelar juara tetap berada dalam genggaman.
Skor 3-3 ini menjadi saksi bisu bagaimana sepak bola selalu menyajikan kejutan. Tidak ada tim yang tidak terkalahkan, dan setiap pertandingan adalah peluang baru untuk membuktikan diri. Everton telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, strategi yang tepat, dan semangat juang yang tinggi, mereka mampu mengimbangi tim sekelas Manchester City.
Pertandingan ini juga menyoroti pentingnya seorang striker yang tajam seperti Erling Haaland bagi Manchester City, yang mampu mencetak gol di saat-saat krusial. Namun, pertahanan Everton juga patut diapresiasi karena mampu menahan gempuran City dalam waktu yang cukup lama. Keberadaan pemain-pemain seperti Thierno Barry dan Jake O’Brien yang mampu mencetak gol juga menjadi bukti kedalaman skuad Everton.
Secara keseluruhan, duel antara Everton dan Manchester City di Stadion Hill Dickinson ini adalah sebuah tontonan yang menghibur dan penuh drama. Hasil imbang ini memberikan pelajaran berharga bagi kedua tim dan menambah bumbu persaingan di papan atas maupun papan tengah klasemen Liga Inggris.






