Rumor mengenai generasi terbaru smartphone flagship dari Vivo kembali mencuat. Kali ini, bocoran terbaru mengungkap bahwa lini Vivo X500 Series akan menghadirkan strategi baru yang membuat perbedaan antara varian standar dan Pro semakin jelas, terutama dari sisi performa dan teknologi chipset.
Seri ini diperkirakan menjadi penerus dari Vivo X300 series, yang sebelumnya cukup populer di segmen flagship Android. Namun berbeda dengan generasi sebelumnya, Vivo disebut ingin menghadirkan segmentasi produk yang lebih tegas antara model dasar dan versi premium.
Tiga Varian dalam Vivo X500 Series
Berdasarkan bocoran yang beredar dari sejumlah leaker teknologi, lini Vivo X500 akan terdiri dari tiga model utama, yaitu:
- Vivo X500 (standar)
- Vivo X500 Pro
- Vivo X500 Ultra
Peluncuran smartphone flagship ini diperkirakan berlangsung pada kuartal ketiga hingga keempat tahun 2026, sekitar September atau Oktober.
Menariknya, perusahaan kemungkinan langsung melompat dari seri X300 ke X500 tanpa merilis X400. Hal ini berkaitan dengan kepercayaan di sejumlah negara Asia, termasuk Tiongkok, yang menganggap angka empat sebagai angka kurang membawa keberuntungan.
Chipset Baru Jadi Pembeda Utama
Salah satu perubahan paling menonjol pada seri X500 adalah penggunaan chipset generasi terbaru dari MediaTek, yaitu MediaTek Dimensity 9600.
Chip ini dikabarkan akan menjadi prosesor mobile pertama MediaTek yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer (nm) dari TSMC. Teknologi tersebut menjanjikan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya dibanding generasi sebelumnya.
Dengan fabrikasi yang lebih kecil, prosesor ini diperkirakan mampu meningkatkan kinerja hingga sekitar 18 persen, serta menurunkan konsumsi daya hingga 36 persen pada kondisi performa yang sama.
Strategi penggunaan chipset ini juga diprediksi akan menjadi faktor pembeda antara model standar dan Pro. Varian Pro kemungkinan mendapatkan konfigurasi performa yang lebih tinggi, sehingga benar-benar terasa sebagai model premium dalam seri tersebut.
Potensi Baterai Besar hingga 7.000 mAh
Selain chipset baru, bocoran lain menyebutkan bahwa Vivo X500 Series juga akan membawa peningkatan besar di sektor daya.
Seri ini disebut akan menggunakan baterai berbasis teknologi silikon-karbon dengan kapasitas sekitar 7.000 mAh, jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya yang berada di kisaran 6.000 mAh.
Teknologi baterai ini memungkinkan kapasitas lebih besar tanpa membuat bodi smartphone menjadi terlalu tebal. Dengan kombinasi chipset 2 nm yang efisien dan baterai besar, seri X500 diprediksi memiliki daya tahan yang jauh lebih lama dibanding flagship saat ini.
Persaingan Flagship Makin Ketat
Jika bocoran tersebut benar, Vivo X500 Series berpotensi menjadi salah satu smartphone flagship paling menarik di tahun 2026.
Dengan chipset generasi terbaru, baterai besar, serta strategi diferensiasi yang lebih jelas antara varian standar dan Pro, Vivo tampaknya ingin memperkuat posisinya di pasar smartphone premium global.
Meski begitu, semua informasi tersebut masih bersifat rumor. Pihak Vivo sendiri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi lengkap maupun jadwal peluncuran seri X500.
Namun satu hal yang cukup jelas: seri X500 kemungkinan akan menjadi lompatan besar bagi lini flagship Vivo, sekaligus menghadirkan persaingan baru di segmen smartphone kelas atas.





